Selasa, 23 Oktober 2012

Pengertian Sistem Informasi

SISTEM INFORMASI
I. KONSEP DASAR

A. KONSEP DASAR SISTEM
Suatu sistem pada dasarnya adalah sekolompok unsur yang erat hubungannya  satu dengan
yang  lain,  yang  berfungsi  bersama­sama  untuk  mencapai  tujuan  tertentu.Secara  sederhana,
suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau
variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu.
Dari defenisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem secara umu, yaitu :
1. Setiap sistem terdiri dari unsur­unsur
2. Unsur­unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan.
3. Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem.
4. Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar.

B.  KONSEP DASAR INFORMASI
Secara umum  informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu
bentuk  yang  lebih  berguna  dan  lebih  berarti  bagi  penerimanya  yang  menggambarkan  suatu
kejadian­kejadian  yang  nyata  yang  digunakan  untuk  pengambilan  keputusan.  Informasi
merupakan  data  yang  telah  diklasifikasikan  atau  diolah  atau  diinterpretasi  untuk  digunakan
dalam proses pengabilan keputusan.

C.  KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Sistem  informasi  adalah  suatu  sistem  dalam  suatu  organisasi  yang  mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat
manajerial  dengan  kegiatan  strategi  dari  suatu  organisasi  untuk  dapat  menyediakan  kepada
pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.
Sistem  informasi  dalam  suatu  organisasi  dapat  dikatakan  sebagai  suatu  sistem  yang
menyediakan  informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi  tersebut kapan saja diperlukan.
Sistem  ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah  dan mengkomunikasikan  informasi
yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.2
II. KOMPONEN DAN ELEMEN SISTEM INFORMASI
A.  KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Sistem  informasi  terdiri  dari  komponen­komponen  yang  disebut  blok  bangunan  (building
blok),    yang  terdiri  dari  komponen  input,  komponen  model,  komponen  output,  komponen
teknologi,  komponen  hardware,  komponen  software,  komponen  basis  data,  dan  komponen
kontrol. Semua komponen  tersebut saling berinteraksi satu dengan yang  lain membentuk suatu
kesatuan untuk mencapai sasaran.
1.  Komponen input
Input mewakili data  yang masuk kedalam  sistem  informasi.  Input disini  termasuk metode
dan  media  untuk  menangkap  data  yang  akan  dimasukkan,  yang  dapat  berupa  dokumen­
dokumen dasar.
2.  Komponen model
Komponen  ini  terdiri  dari  kombinasi  prosedur,  logika,  dan  model  matematik  yang  akan
memanipulasi  data  input  dan  data  yang  tersimpan  di  basis  data  dengan  cara  yag  sudah
ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3.  Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan
dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
4.  Komponen teknologi
Teknologi  merupakan  “tool  box”  dalam  sistem  informasi,  Teknologi  digunakan  untuk
menerima  input,  menjalankan  model,  menyimpan  dan  mengakses  data,  neghasilkan  dan
mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
5.  Komponen hardware
Hardware berperan penting  sebagai  suatu media  penyimpanan  vital  bagi  sistem  informasi.
Yang  berfungsi  sebagai  tempat  untuk  menampung  database  atau  lebih  mudah  dikatakan
sebagai  sumber  data  dan  informasi  untuk  memperlancar  dan  mempermudah  kerja  dari
sistem informasi.
6.  Komponen software
Software  berfungsi  sebagai  tempat  untuk  mengolah,menghitung  dan  memanipulasi  data
yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.3
7.  Komponen basis data
Basis  data  (database) merupakan  kumpulan  data  yang  saling  berkaitan  dan  berhubungan
satu dengan yang  lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat
lunak  untuk  memanipulasinya.  Data  perlu  disimpan  dalam  basis  data  untuk  keperluan
penyediaan  informasi  lebih  lanjut.  Data  di  dalam  basis  data  perlu  diorganisasikan
sedemikian  rupa  supaya  informasi  yang dihasilkan  berkualitas. Organisasi  basis data yang
baik  juga  berguna  untuk  efisiensi  kapasitas  penyimpanannya.  Basis  data  diakses  atau
dimanipulasi  menggunakan  perangkat  lunak  paket  yang  disebut  DBMS  (Database
Management System).
8.  Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem  informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air,
debu,  kecurangan­kecurangan,  kegagalan­kegagalan  sistem  itu  sendiri,  ketidak  efisienan,
sabotase dan  lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk
meyakinkan bahwa hal­hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur
terjadi kesalahan­kesalahan dapat langsung cepat diatasi.
Gambar Interaksi Sistem Informasi

SOFTWARE M O D E L OUTPUT I N P U T HARDWARE TEKNOLOGI BASIS DATA  KONTROL 
B.  ELEMEN SISTEM INFORMASI
Sistem  informasi  terdiri  dari  elemen­elemen  yang  terdiri  dari  orang,  prosedur,  perangkat
keras, perangkat  lunak, basis data,  jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen  ini
merupakan komponen fisik.
1.  Orang
Orang  atau  personil  yang  di  maksudkan  yaitu  operator  komputer,  analis  sistem,
programmer, personil data entry, dan manajer sistem informasi/EDP
2.  Prosedur
Prosedur merupakan  elemen  fisik. Hal  ini  di  sebabkan  karena  prosedur  disediakan  dalam
bentuk  fisik  seperti  buku  panduan  dan  instruksi. Ada  3  jenis  prosedur  yang  dibutuhkan,
yaitu  instruksi untuk pemakai,  instruksi untuk penyiapan masukan,  instruksi pengoperasian
untuk karyawan pusat komputer.
3.  Perangkat keras
Perangkat  keras  bagi  suatu  sistem  informasi  terdiri  atas  komputer  (pusat  pengolah,  unit
masukan/keluaran), peralatan penyiapan data, dan terminal masukan/keluaran.
4.  Perangkat lunak
Perangkat lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama :
a.  Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data
yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer.
b.  Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan keputusan.
c.  Aplikasi  pernagkat  lunak  yang  terdiri  atas  program  yang  secara  spesifik  dibuat  untuk
setiap aplikasi.
5.  Basis data
File  yang  berisi  program  dan  data  dibuktikan  dengan  adanya media  penyimpanan  secara
fisik seperti diskette, hard disk, magnetic tape, dan sebagainya. File  juga meliputi keluaran
tercetak dan catatan lain diatas kertas, mikro film, an lain sebagainya.
6.  Jaringan komputer
Jaringan  komputer  adalah  sebuah  kumpulan  komputer,  printer  dan  peralatan  lainnya  yang
terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel­kabel atau tanpa
kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen
dan data.5
PERANGKAT LUNAK BASIS DATA JARKOM DAN KOMDAT PERANGKAT KERAS ORANG  PROSEDUR
7.  Komunikasi data
Komunikasi  data  adalah  merupakan  bagian  dari  telekomunikasi  yang  secara  khusus
berkenaan  dengan  transmisi  atau  pemindahan  data  dan  informasi  diantara
komputerkomputer  dan  piranti­piranti  yang  lain  dalam  bentuk  digital  yang  dikirimkan
melalui media komunikasi data. Data berarti  informasi  yang disajikan oleh  isyarat digital.
Komunikasi  data  merupakan  bagian  vital  dari  suatu  sistem  informasi  karena  sistem  ini
menyediakan  infrastruktur  yang memungkinkan  komputer­komputer  dapat  berkomunikasi
satu sama lain.
Gambar Hubungan Elemen Sistem Informasi

III. ARSITEKTUR DAN KLASIFIKASI SITEM INFORMASI
A.  ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI
Sistem  informasi dapat di bentuk sesuai kebutuhan organisasi masing­masing. Oleh karena
itu,  untuk  dapat  menerapkan  sistem  yang  efektif  dan  efisiendiperlukan  perencanaan,
pelaksanaan,  pengaturan,  dan  evaluasi  sesuai  keinginan masing­masing  organisasi. Guna  dari
sistem yang efektif dan efisien  tidak  lain untuk mendapatkan keunggulan dalam berkompetisi.

ELEMEN SISTEM INFORMASI
Semua  orang  dapat  menggunakan  sistem  informasi  dalam  organisasi,  tetapi  faktor  efisiensi
setiap sistem adalah berbeda.
Perlu diketahui, perubahan sistem, baik besar maupun kecil, selalu akan melalui  tingkatan­
tingkatan sebagai berikut :
Tingkat I  :  Ide, mengetahui perlu adanya perubahan.
Tingkat II  :  Design, merancang cara pemecahannya.
Tingkat III  :  Pelaksanaan, menerapkan design ke dalam sistem.
Tingkat IV  :  Kontrol, memeriksa tingkat pelaksanaan dijalankan sesuai dengan design
Tingkat V  :  Evaluasi, memeriksa apakah perubahan yang terjadi sesuai dengan tujuan
semula.
Tingkat VI  :  Tindak lanjut, melaksanakn perubahan sesuai dengan hasil evaluasi yang
ada.
Adapun  tingkatan yang menjadi kunci yang digunakan untuk memecahkan bagian masalah
baik itu secara menyeluruh maupun per bagian, yaitu :

B.  KLASIFIKASI SISTEM INFORMASI
Sistem  informasi  merupakan  suatu  bentuk  integrasi  antara  satu  komponen  dengan
komponen  lain  karena  sistem memiliki  sasaran  yang  berbeda  untuk  setiap  kasus  yang  terjadi
yang ada di dalam sistem tersebut. Oleh karena itu, sistem dapat di klasifikasikan dari beberapa
sudut pandang, diantaranya :
a.  Sistem abstrak atau sistem fisik
Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide­ide yang  tidak tampak secara
fisik,misalnya  sistem  teologia,  yaitu  sistem  yang  berupa  pemikiran  hubungan  antara
manusia dengan Tuhan.
Sistem fisik merupakan sistem secara fisik, misalnya sistem komputer.
b.  Sistem alamiah dan sistem buatan manusia
Sistem alamiah adalah sistem yang  terjadi melalui proses alam,  tidak dibuat oleh manusia,
misalnya sistem perputaran bumi.

IDE  EVALUASI  PELAKSANAAN
DESIGN
Sistem buatan manusia merupakan sistem yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin,
yang disebut human machine system. Sistem  informasi berbasis  internet merupakan contoh
human machine system karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan
manusia.
c.  Sistem deterministik dan sistem probabilistik
Sistem  deterministik  adalah  sistem  yang  beroperasi  dengan  tingkah  laku  yang  dapat
diprediksi.
Sistem probabilistik dalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena
mengandung unsur probabilistik.
 d.  Sistem terbuka dan sistem tertutup
Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan di pengaruhi oleh  lingkunagn  luarnya.
Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk subsistem lainnya.
Sistem  tertutup adalah sistem yang  tidak  terhubung dan  tidak  terpengaruh oleh  lingkungan
luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa campur tangan pihak luar.

IV. KESIMPULAN
Dari hasil penggabungan pekerjaan kami, kami dapat merarik suatu kesimpulan yaitu :
1. Sistem  informasi  adalah  sekumpulan  komponen  pembentuk  sistem  yang  mempunyai
keterkaitan  antara  satu  komponen  dengan  komponen  lainnya  yang  bertujuan  menghasilkan
suatu informasi dalam suatu bidang tertentu.
2. Kriteria dari sistem informasi antara lain fleksibel, efektif dan efisien.
3. Tujuan dari  suatu  sistem  informasi adalah menciptakan  suatu wadah komunikasi  yang efisien
dalam bidang bisnis.
4. Sistem  informasi  berbasis  internet  merupakan  sistem  informasi  yang  memanfaatkan  secara
maksimal kegunaan dari komputer dan juga jaringan komputer.
5. Sistem  informasi  berbasis  internet  merupakan  suatu  sistem  dimana  interaksi  manusia  dan
komputer menjadi peranan yang sangat penting.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar